Adiwiyata: Penumbuhan Cinta Lingkungan pada Anak Didik

Di tengah padatnya kegiatan untuk menyukseskan UPSUS (upaya khusus) swasembada padi, jagung, kedelai (pajale), BPTP Jatim masih menyempatkan mendampingi pertanian perkotaan. Tepatnya di RW 23, Kelurahan Purwantoro, Kec. Blimbing, Kota Malang.Kepala BPTP Jatim, Dr. Tri Sudaryono, menjelaskan, Target swasembada pangan memang diprioritaskan pada padi, jagung dan kedelai.

Namun demikian bawang merah dan cabe juga prioritas nasional untuk sayuran. Saya menyebut kedua komoditas itu karena merupakan penyumbang inflasi yang cukup signifikan beberapa tahun belakangan. Sementara itu, konsumsi sayur didominasi oleh masyarakat perkotaan. Kalau mereka mampu mrmproduksi sendiri, harapannya inflasi bisa ditekan.Pendampingan di wilayah RW 23 itu sudah dimulai sejak 2013 yang lalu. Ini bukan program top down, melainkan bottom up, jelas Ketua RW 23, Ir. Bambang Inrianto, Masyarakat tidak kita ajak untuk cengeng, melainkan mandiri.

Karena penguasaan teknis kami terbatas, maka kami meminta bantuan BPTP Jatim untuk mendampingi.Program yang mereka beri nama 3G (Glintung Go Green) itu, kini mulai menampakkan hasilnya. Sebagian kebutuhan sayuran warga bisa dipenuhi dari tanaman hasil sendiri. Tahun sebelumnya 3G mengukir prestasi sebagai juara satu program Kota Malang Kampoeng Hijau.Lomba-lomba semacam itu, bukanlah orientasi kami. Kami memanfaatkannya hanya sebagai media untuk berbenah, tegas sang Ketua RW 23.Belakangan, Ketua RW 23 memberanikan diri mengarakan 3G menjadi destinasi wisata edukasi, yang tentu berbayar. Kalangan mahasiswa dari Universitas Brawijaya, Ibu-ibu kader lingkungan dari Sidoarjo dan Lumajang adalah sebagian contohnya yang telah mengunjungi 3G. (SH).

Artikel Terkait


Komentar